Calvin Sound : Electro House From: Bandung The Story Orang ini cinta sama kampung halamannya. Terbukti sejak filtering, dia minta jadwal dimajuin karena mau pulang kampung. Calvin adalah DJ dengan scratch mixing yang lumayan bikin suasana jadi nggak monoton. DJ ini berhasil maju ke babak semifinal. Padahal, waktu hari pengumuman dia nggak datang. Udah nyampe kalimantan kali, ya? Onix Sound :House From : Jakarta The Story Sedikit trivia tentang semifinalis yang satu ini: adalah salah pemenang Pionerr Pro DJ tahun ini. Waktu ditelfon untuk ditanyain alasannya ikutan DJ Quest, di elfon dia menjawab"sedang sibuk". Tapi setelah beberapa kali nyoba akhirnya diangkat juga. Dia bilang, dia ikutan DJ Quest karena seneng sama kompetisi dan pengen mengharumkan nama Indonesia di dunia Internasional. Yang bikin Onix pengen jadi DJ adalah seorang DJ bernama DJ Riri. Nggak tau?kebangetan loe!
Nine Sound : House, progressive, Trance From : Jakarta The Story Nama aslinya Eja. Make alias Nine karena hidupnya banyak dipengaruhi sama unsur angka sembilan_mulai dari nomor telpon. Menurut Nine dia adalah orang yang sederhana dan enggak pernah mau berhenti belajar. Sebagai semifinalis yang paling kecil(badannya), Nine jadi salah satu yang banyak mengekspor alat.
Morena Sound : Minimal, Tech House From : Jakarta The Story Satu dari dua cewe yang masuk jadi semifinalis DJ Quest. Apa yang ngebedain Morena dari DJ cewek yang satu lagi? Yang paling jelas genre musiknya. Yang paling menonjol lagi dari Morena adalah pilihan lagu-lagunya yang berkualitas dan Mixing Skill yang rapi. Selain itu dia tergabung dibawah bendera label filter Vogue.
Wen-D Sound : House From : Jakarta The Story Salah satu DJ yang hobinya ikut kompetisi. Kalo ada kompetisi DJ (Macam DJ Quest), pasti disikat sama doi. Dia tergabung di soundsyndicated barengan sama Yudhi, Bokero, dan kawan-kawannya yang lain. Dia mendeskripsikan sound yang dia bawain sebagai sound house. Motonya adalah "its all about sound house". Soalnya, dia emang dari dulu udah suka banget sama house music. Dia latihan mixing dirumah setiap hari buat persiapan DJ Quest dan salah satu yang skill mixingnya dibilang paling oke sama juri.
Astari Sound : R'n B From : Jakarta The Story Meskipun baru belajar nge-DJ empat bulan yang lalu, Astari jadi salah satu semifinalis yang paling banyak perhatian. Nggak percaya? yaudah. Ngakunya jatuh cinta sama dunia per-DJan sejak SMP. Waktu filtering kemarin dia sebenarnya sakit, tapi nggak mau mundur. Jadinya mimisan, deh. Untung bukan pas lagi main,kasihan.
Deefo Sound: House & Tech house From : Jakarta The Story Berangkat dengan influence dari nama-nama, kayak Jon Gurd, Interplay, dan sasha. Deefo memulai semuanya pada April 2005. Dia ngegambarin setnya sebagai set murni house music dengan sentuhan techno dan progessive. visinya akan house music lokal semakin memperdalam pengertiannya terhadap musik tersebut. Hal yang ini pula yang bikin dia pengen mendedikasikan musikalitasnya terhadap dance music.
Latex Sound : House, progressive, electro From : Jakarta The Story Mendeskripsikan diri sendiri sebagai A High Motivated Person, Ivan guih mulai tertarik sama beat-beat dari house music. Pada tahun 2006, mimpinya mulai bisa diwujudin. Pelan-pelan, dibantu sama teman-temannya yang juga DJ profesional, dia mulai belajar nge-mix. pas gabung sama Unlimited Sound DJ management pada 2007, ivan guih bisa nunjukin kemampuannya di jakarta, Bandung, Medan, Yogya, Surabaya dan Bali.
Lutvan Sound : Trance From : Jjakarta The Story Lutvan sebenarnya adalah modifikasi dari Lutfi. Biar keren, sama dia diambil Lut-nya aja, abis gitu ditambahin Van dibelakangnya. Ikutan DJ Quest gara-gara disetanin salah satu temannya. Nggak salah juga sih. Pada akhirnya jadi semifinalis juga, toh? Dia ini adalah salah satu semifinalis yang tampil super PD. Diatas Deck, waktu main, dia kayak ngerasa dirinya adalah Armin VAn Buuren. Mungkin karena ngefans sama Armin Van Buuren kali ya, namanya jadi Lutvan. |